Pemain Sepak Bola Yang Pensiun Dini Karena Cidera Horor

SEJUMLAH pesepakbola harus menerima nasib malang dalam mengukir kariernya. Bahkan, ada beberapa pemain yang akhirnya harus menghadapi pensiun dini karena sejumlah alasan, salah satunya lantaran cedera serius.

Ya, cedera memang menjadi salah satu hantu menakutkan bagi para pesepakbola. Karier mereka bisa terancam jika tak berhati-hati dalam melakoni pertandingan. Sebab, ada ancaman absen panjang hingga pensiun dini jika cedera.

Ada sejumlah pesepakbola yang akhirnya harus mengambil langkah pensiun ini lantaran cedera yang dialami sangat parah. Siapa saja mereka? Mari ulas lima pemain yang pensiun dini karena cedera serius menurut situs judi bola resmi indonesia.

Luc Nilis

Pensiun Dini

Salah satu pemain yang harus pensiun dini karena cedera serius ialah Luc Nilis. Dia adalah pesepakbola yang produktif, tetapi diremehkan.

Luc Nilis bermain bersama pemain ternama, seperti Ruud van Nistelrooy dan Ronaldo Nazario. Pemain asal Belgia itu terkenal selama hari-harinya membela Anderlecht dan PSV Eindhoven. Dengan kedua klub, dia mencetak lebih dari 100 gol.

Berkat kerja samanya yang apik dengan van Nistelrooy di lini depan, PSV Eindhoven bisa memenangkan dua gelar juara liga. Tetapi, karier cemerlang Nilis harus berakhir. Bergabung dengan Aston Villa pada 2000, dia harus dihadapkan mengalami cedera tulang kering yang serius selama pertandingan melawan Ipswich Town.

Saking seriusnya cedera yang mendera, pemain kelahiran 25 Mei 1967 itu bahkan terancam diamputasi. Alhasil, dia akhirnya memilih pensiun 2001. Dia saat ini menjadi pelatih di PSV Eindhoven.

Pierluigi Casiraghi

Pensiun Dini

Selanjutnya, ada nama Pierluigi Casiraghi. Penyerang serbabisa ini dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan cerdas. Casiraghi menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pesepakbola profesional bersama Juventus dan Lazio.

Sepanjang kariernya, pencapaian manis bisa diraih Casiraghi. Pemain asal Italia itu bisa satu kali mengangkat trofi Coppa Italia. Karier manis pemian kelahiran 4 Maret 1969 itu pun harus berakhir kala membela Chelsea pada 1998.

Kala itu, Casiraghi memutuskan meninggalkan Italia untuk pertama kalinya. Tahun itu juga, Casiraghi mengalami cedera ligamen saat pertandingan melawan West Ham United. Demi menyembuhkan cederanya, dia harus menjalani beberapa operasi. Sayangnya, dia tidak dapat kembali dan kontraknya dengan Chelsea dihentikan pada 2000.

Jim Beglin

Pensiun Dini

Nasib malang juga menimpa Jim Beglin. Bek kiri ini memulai kariernya bersama Shamrock Rovers pada 1980 dan pindah ke Liverpool pada 1983. Di Liverpool, Beglin adalah pemain reguler di bek kiri dan memenangkan sejumlah trofi, termasuk Piala FA.

Sayang, kiprah manis pemain asal Irlandia itu harus terhenti karena mengalami cedera kaki yang mengerikan dalam pertandingan melawan Everton di Piala Liga pada 1987. Cedera ini diikuti oleh masalah serius pada lutut kakinya yang secara efektif mengakhiri kariernya di Liverpool.

Beglin bergabung dengan Leeds United pada 1989, tetapi terpaksa pensiun karena masalah cederanya. Mantan pria Blackburn Rovers sekarang menjadi komentator terkenal.

David Busst

Pensiun Dini

Di urutan kedua, ada nama David Busst. Dia memulai kariernya bersama Moor Green sebelum bergabung dengan Coventry City pada 1992. Bust membuat 50 penampilan di liga.

Busst mengalami salah satu cedera terparah dalam sejarah Liga Inggris ketika bertabrakan dengan pemain Manchester United, Denis Irwin dan Brian McClair. Insiden ini mengakibatkannya mengalami patah tulang di kaki kanannya.

Parahnya cedera membuatnya terancam diamputasi. Busst akhirnya memutuskan pensiun pada 1996, setelah menjalani 22 operasi. Setelah pensiun, pria asal Inggris itu bergabung ke staf Coventry City.

Alf-Inge Haaland

Pensiun Dini

Terakhir, ada nama Alf-Inge Haaland. Dia seorang pemain serbaguna yang mampu beroperasi di pertahanan dan di lini tengah. Alf-Inge Haaland pun membela sejumlah klub ternama, seperti Nottingham Forest, Leeds United, hingga Manchester City.

Pada 2001, Manchester City yang diperkuat Haaland menghadapi Manchester United. Tekel keras dari gelandang Man United, Roy Keane, di lutut kanan Haaland membuatnya mengalami cedera serius.

Pemain asal Norwegia yang tidak memiliki hubungan baik dengan Keane bahkan sebelum insiden itu terjadi, tidak dapat pulih dari cedera tersebut. Alhasil, dia akhirnya pensiun pada 2003.

Meski karier Haaland berakhir tragis, dia bisa membantu putranya, Erling Haaland, menjadi pesepakbola ternama. Dia bahkan kini dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di dunia sepakbola. Sosok Haaland telah dikaitkan dengan Manchester United dan Manchester City.

Siapakah Yang Paling Kuat Di antara Tiga Spider-Man Versi Film

Jika memperbandingkan ke-3 aktor Spider-Man di film live action, tentu yang kerap diperbandingkan ialah peranannya sebagai Peter Parker atau sebagai Spider-Man. Tetapi bagaimana dengan kemampuan murni mereka sebagai Spider-Man? Siapakah yang paling kuat dengan kemampuan asli mereka? Ini perbedaan kemampuan dari ke-3 Spider-Man di film live action yang sudah daftar agen bola rangkum!

Spider-Man Tobey Maguire

Spider-Man

Kita awali dari Spider-Man versus Tobey Maguire lebih dulu yang ada dalam trilogi Sam Raimi, sekeras apa ia?

Jika mengulas kemampuan Spider-Man Tobey karena itu kita harus mengulas peristiwa iconicnya di Spider-Man 2 saat ia hentikan kereta yang meluncur secara cepat. Ia sempat pernah coba menghentikannya dengan kaki.

Ia sukses hentikan kereta itu dengan kontribusi jalanya di mana badannya yang jadi penahan khusus dari pergerakan kereta, terang ini memberikan kemampuan fisik yang luar biasa.

Di film yang juga sama ia membantu MJ dari kerangka besi bangunan yang ambruk karena tingkah Doc Ock, dan tentunya itu berat.

Yang unik dari Spider-Man Tobey ia mempunyai jala organik yang dari badannya sendiri, jadi tak perlu isi ulangi atau yang lain.

Spider-Man Andrew Garfield

Spider-Man

Jika mengulas masalah kemampuan fisik, sesungguhnya tidak demikian mencolok dari Spider-Man versus Andrew Garfield selainnya peristiwa ia mengusung mobil.

Tetapi ia punyai satu kemampuan yang rasanya lebih baik dibandingkan dua rivalnya di daftar ini yakni kecepatan dan kegesitan.

Semua Spider-Man tentu cepat dan gesit, tetapi versus Andrew Garfield memberikan beberapa peristiwa menarik dari kecepatan dan kegesitannya itu.

Di film pertama ia dapat menyelusup masuk dan keluar mobil secara cepat bahkan juga tanpa suara. Sesudahnya ia ditodong dan ditembak polisi dengan pistol dari status yang betul-betul di depannya, tetapi Spidey Garfield dapat menghindariinya dengan gampang.

Spider-Man Tom Holland

Spider-Man

Nach saat ini kita ke inkarnasi Spider-Man terkini di live action yakni Tom Holland di Spider-Man MCU.

Spider-Man Tom Holland banyak memberikan kemampuan fisiknya, seperti misalnya saat ia hentikan bus dan komentar Tony yakni “3000 pound (1360 kg), 40 mil /jam”.

Kemudian di Civil War ia sukses meredam ikatan pesawat yang tentu saja benar-benar berat. Sementara di filmya sendiri ia meredam kapal yang terbelah dua sebelumnya terakhir ditolong oleh Iron Man.

Ia bisa juga bertanding dengan beberap apetarung kuat di MCU seperti Captain America bahkan juga Thanos, yang memberikan jika kemampuannya tidak asal-asalan.

Lantas siapakah yang paling kuat?

Jika mengulas siapakah yang paling kuat, tentu fans tertentu akan menjawab Spider-Man tertentu juga. Tetapi dari beberapa poin di atas, masing-masing dari ke-3 Spider-Man ini punyai keunggulan tertentu yang berbeda.

Tetapi jika dari sisi kemampuan fisik kelihatannya Tobey dan Tom itu cukup sama dengan atau Tom semakin kuat sedikit. Kekuatan Spider-Man Tom meredam gempuran, misalkan pukulan Bucky di Civil War, khususnya, membuat fisiknya berasa kuat. sedangkan Andrew memang lebih baik di kegesitan.

Bagaimana dengan Tobey? Ia punyai jala organik, dan dari sisi kemampuan ia bisa juga diadu dengan Spider-Man Tom Holland. Spider-Man Tom Holland sich berasa yang punyai kekuatan kemampuan terbesar, sementara Tobey Maguire ialah yang paling terbiasa, dan Andrew Garfield yang terlihat paling baik dari sisi kegesitan.

Nach jika menurutmu sendiri siapakah yang paling kuat? Catat pendapatmu di kotak kometar